Pola Dekoratif Khas Sumatera Barat

Pola dekoratif khas sumatera barat adalah

Pertanyaan 

Motif paqkadang pao dan ne’ limbangon merupakan gambar pola dekoratif khas

Jawaban

Motif Paqkadang Pao dan Neq Limbongan merupakan gambar pola dekoratif khas dari Sulawesi.

  • Paqkadang Pao berarti mangga. Oleh karena itu, ukiran berbentuk seperti kait penjolok yang digunakan untuk mengambil mangga. Ukiran ini dimaknai bahwa untuk mengaitkan harta benda ke rumah harus dengan cara yang jujur dan perlu kerjasama di lingkungan keluarga atau masyarakat.
  • Neq Limbongan, Orang Toraja meyakini bahwa nama ini diambil dari nama leluhur mereka. Limbongan diperkirakan hidup pada 3000 tahun yang lalu. Sedangkan Neq berarti “danau”. Dalam pengertian orang Toraja, Limbongan berarti sumber mata air yang tidak pernah kering sehingga menjadi sumber kehidupan. Oleh kare itu, motif ukiran ini berbentuk aliran air yang memutar dengan panah di keempat arah mata angin. Motif ini dimaknai bahwa rezeki akan datang dari 4 penjuru bagaikan mata air yang bersatu dalam danau dan memberi kebahagiaan.

Pembahasan

Gambar Dekoratif adalah berupa gambar hiasan yang dalam perwujudannya tampak rata, tidak ada kesan ruang jarak jauh dekat atau tidak terlalu menonjolkan gelap terang. Menggambar dekoratif ialah kegiatan menggambar hiasan (ornamen) pada kertas gambar. Sifat dekoratif pada gambar menunjukkan fungsi gambar sebagai hiasan (motif hias). Bahan dan alat yang diperlukan adalah kertas gambar, pewarna,kuas, pensil hitam/pensil warna/spidol.

Prosedur pelaksanaannya adalah :

  1. Buat rancangan atau gambar berupa motif hias/ornamen pada kertas gambar
  2. Motif hias bisa berupa dari abstrak, geometris dan alam seperti hewan, tumbuhan.
  3. Penyelesaian akhir gambar seperti pada gambar bentuk, haya hitam, putih saja atau berwarna
  4. Warna-warna yang digunakan bisa diambil dari pewarna buatan atau pewarna alam.

Fungsi gambar dekoratif adalah :

  1. Sebagai ragam hias murni, maksudnya bentuk-bentuk ragam hias untuk menghiasi saja  demi keindahan suatu benda atau bangunan. Penerapannya bisa pada alat-alat rumah tangga, arsitektur,pada pakaian (batik,bordir), pada alat transportasi
  2. Sebagai ragam hias simbolis, maksudnya sebagai penghias suatu benda yang memiliki nilai simbolis tertentu menurut norma-norma tertentu (adat,agama,sistem sosial lainnya). Misalnya motif kaligrafi,motif pohon hayat sebagai lambang kehidupan, motif burung phonik sebagai lambang keabadian.

Motif dalam gambar deoratif meliputi :

  1. Motif Geometris, yang memanfaatkan unsur-unsur dalam ilmu ukur seperti garis-garis lengkung dan lurus, lingkaran, segitiga, segiempat, bentuk pilin. Motif ini diterapkan pada berbagai teknik yaitu digambar,dipahat dan dicetak.
  2. Motif Tumbuh-tumbuhan, penggambaran motif dilakukan dengan berbagai cara baik natural maupun stilirisasi sesuai dengan keinginan senimannya.
  3. Motif Binatang yaitu Penggambaran binatang hasil stilirisasi yang masih mudah kenali bentuk dan jenis binatang dan biasanya hanya diambil pada bagian tertentu dan dikombinasikan dengan motif lain. Seperi Burung, Singa, Ular, Kera dan Gajah.
  4. Motif Manusia, yaitu manusia sebagai salah satu obyek dalam penciptaan motif gambar dekoratif mempunyai beberapa unsur, baik secara terpisah seperti topeng dan secara utuh seperti bentuk-bentuk dalam pewayangan.
  5. Motif Gunung, air, awan, batu-batuan yang dalam penciptaannya biasa diubah sedemikian rupa sehingga menjadi suatu motif dengan karakter tertentu sesuai dengan sifat benda yang diekspresikan dengan pertimbangan unsur dan estetika. Misalnya motif bebatuan biasanya ditempatkan pada bagian bawah suatu benda atau bidang yang akan dihias dengan motif tersebut.
  6. Motif Kreasi, merupakan hasil imajinasi manusia atas persepsinya, motif mengambil ide diluar dunia nyata. Contohnya adalah motif ikan duyung, raksasa dan motif makhluk-makhluk ghaib.
👉 TRENDING  Tujuan Membuat Rancangan Pertunjukan Teater Adalah

Setelah melakukan tolakan, ketika bola sudah dalam jangkauan maka ayunkan tangan pemukul sekuat tenaga ke arah bola. Gerakan pukulan disesuaikan dengan jenis smash yang dilakukan.

  1. Pendaratan.

Pendaratan setelah melakukan pukulan smash dilakukan dengan kedua tangan. Ketika mendarata posisi badan mengeper dan lutut sedikit ditekuk.